Band GIGI mensomasi Multivision, rumah produksi film 'Toilet 105' yang mencatut lagu mereka. GIGI minta ganti rugi Rp 5,5 miliar. Multivision pun menunggu kesepakatan damai. "Itu kan baru somasi. Pola perdamaiannya seperti apa kita lihat nanti," ujar Aris, PR Multivision ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2010) malam. Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang telah Anda ketahui tentang astaga.com lifestyle on the net? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan sisa paragraf?
GIGI sebelumnya meminta agar film 'Toilet 105' yang kini masih eksis di bioskop untuk diturunkan. Penggunaan lagu 'Ya Ya Ya' dalam film tersebut sangatlah melanggar hak cipta. Multivision sepakat untuk mencantumkan nama GIGI dalam credit title film tersebut. Namun sekarang film masih beredar dan tak mungkin ditarik dari bioskop. "Untuk menghentikan film itu ada aturannya dan semua ada polanya," jelas Aris.
GIGI sebelumnya meminta agar film 'Toilet 105' yang kini masih eksis di bioskop untuk diturunkan. Penggunaan lagu 'Ya Ya Ya' dalam film tersebut sangatlah melanggar hak cipta. Multivision sepakat untuk mencantumkan nama GIGI dalam credit title film tersebut. Namun sekarang film masih beredar dan tak mungkin ditarik dari bioskop. "Untuk menghentikan film itu ada aturannya dan semua ada polanya," jelas Aris.
No comments:
Post a Comment