Thursday, April 15, 2010

Dewi Persik: Kalau Bermodal Seksi, Ngapain Jadi Bupati

Artikel berikut menyajikan informasi paling terakhir pada berita terbaru. Jika Anda memiliki minat khusus dalam berita terbaru, maka artikel informatif ini diperlukan membaca.
Dewi Persik tidak mau asal menerima 'pinangan' partai untuk menjadi bupati atau wakil bupati. Kalau hanya bermodal seksi dan terkenal, mantan istri Saipul Jamil itu menolak ikut Pilkada.

Menurut Dewi, calon kepala daerah itu harus pintar dan mengerti asal usul daerah yang akan dipimpinnya. Bukan hanya bermodal populer dan berparas menarik, seorang artis bisa mencalonkan diri sebagai calon pemimpin daerah.

Bagaimana Anda bisa meletakkan batas belajar lebih banyak? Bagian berikutnya mungkin berisi bahwa salah satu sedikit hikmat yang mengubah segalanya.

"Kalau saya hanya bermodal seksi dan ketawa-ketawa, tapi nggak pintar kan bahaya juga," kata bintang film 'Tali Pocong Perawan' itu saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Rabu (14/4/2010).

Namun menurut Dewi, sah-sah saja jika ada artis, khususnya artis perempuan yang mencalonkan menjadi pemimpin daerah. Namun setidaknya artis itu bisa juga menjadi panutan perempuan daerah yang akan dipimpinnya. "Kalau modal berbicara banyak, tapi tidak berisi, yah buat apa," katanya.

Lagi pula, lanjut perempuan kelahiran 18 Desember 1985 itu tidak mudah membangun daerah. Modal ketenaran dan ikut-ikutan tidak bisa menjamin seorang artis bisa melenggang menduduki kursi kekuasaan daerah.

"Jangan hanya modal ketenaran nama dan ikut-ikutan aja. Jangan deh, itu seperti bunuh diri sendiri," jelas perempuan asal Jember, Jawa Timur itu.

Itulah keadaan berdiri sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah sepanjang waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

No comments:

Post a Comment