Wednesday, April 21, 2010

Putri Indonesia Ingin Jadi Presiden

Yang terbaik untuk mengambil tindakan kadang-kadang tidak jelas sampai Anda telah terdaftar dan dianggap sebagai alternatif Anda. Paragraf berikut akan membantu Anda dalam petunjuk untuk apa yang menurut para pakar signifikan.
Depok (ANTARA) - Putri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, menyatakan cita-citanya ingin menjadi presiden, seperti apa yang pernah dijabat oleh Megawati Soekarnoputri.

"Jawaban cita-cita ingin jadi presiden kayak anak kecil ya, tapi itulah keinginan saya," katanya di sela-sela peresmian `Apple Authorized Campus Store` di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu.

Ia menilai Megawati merupakan Kartini masa kini yang mempunyai "power" untuk menjadi pemimpin. Ia menilai putri Soekarno tersebut satu-satunya tokoh wanita yang "struggle".

"Saya hormat sama Ibu Mega, karena dia adalah satu-satunya wanita Indonesia yang menjadi presiden," katanya.

Selain Megawati, wanita Indonesia yang dikaguminya adalah Kartini yang juga pengusaha jamu ternama yaitu Mooryati Soedibyo yang mempunyai jiwa kewirausahaan yang tangguh hingga bisa mencapai sukses dalam berusaha.

Waktu terbaik untuk belajar tentang berita terbaru adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Bijaksana pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan yang berharga berita terbaru pengalaman selagi masih gratis.

"Usahanya selalu mengajarkan untuk cinta produk dalam negeri," kata wanita yang mewakili provinsi Nangroe Aceh Darussalam dalam pemilihan putri Indonesia 2009 itu.

Selain itu, Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh, yaitu Cut Nyak Dhien

"Cut Nyak Dhien memberikan semangat perlawanan rakyat Aceh agar terus berjuang menentang penjajahan. Jiwa yang pantang menyerah merupakan kiat yang perlu menjadi teladan," katanya.

Dalam mengenang Hari Kartini kali ini, Qory mengatakan wanita Indonesia saat ini memiliki keteguhan hati dan ketetapan jiwa. Hanya saja, baru 30 persen yang mampu mengaplikasikan diri untuk berjuang.

"Sebanyak 70 persen masih terbelenggu dengan kesetaraan gender," jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada kaum laki-laki untuk memberikan motivasi kepada wanita untuk lebih berjuang meningkatkan peranannya, khususnya membangun generasi muda untuk masa depan bangsa dan negara.

Hari akan tiba ketika Anda dapat menggunakan sesuatu yang Anda baca di sini untuk memiliki dampak yang menguntungkan. Kemudian Anda akan senang Anda meluangkan waktu untuk mempelajari lebih lanjut tentang berita terbaru.

No comments:

Post a Comment